Berita Terbaru Desa Selorejo

Resmi Dibuka, Kelompok 16 KKN SDGs UPN "Veteran" Jawa Timur Siap Bersinergi Melalui Paparan Program di Balai Desa Selorejo

Resmi Dibuka, Kelompok 16 KKN SDGs UPN "Veteran" Jawa Timur Siap Bersinergi Melalui Paparan Program di Balai Desa Selorejo

Kelompok 16 KKN SDGs Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur resmi memulai rangkaian pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan pembukaan yang diselenggarakan di Balai Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang pada Selasa (14/7). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Selorejo, para Kepala Dusun, Kepala Puskesmas beserta tenaga kesehatan, perwakilan tokoh masyarakat, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Dimas Nugroho Dwi Seputro, M.B.A. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus awal terjalinnya kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat selama pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Selorejo.[cite: 1] ||| Pembukaan KKN menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk memperkenalkan diri sekaligus memaparkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan ke depan. Program-program tersebut difokuskan pada berbagai sektor strategis, mulai dari pemberdayaan pertanian, kesehatan masyarakat, pengembangan digitalisasi desa, hingga peningkatan kapasitas sumber daya masyarakat. Seluruh program dirancang berdasarkan hasil observasi awal serta disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan Desa Selorejo sebagai upaya mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan sejalan dengan nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs).[cite: 1] ||| Rangkaian acara berlangsung dengan hangat dan penuh antusias. Setelah pembukaan dan sambutan dari para tamu undangan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan rencana program kerja oleh mahasiswa KKN, sesi diskusi interaktif, serta tanya jawab bersama perangkat desa. Forum tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan pemerintah desa untuk menyelaraskan pelaksanaan program agar dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.[cite: 1] ||| Dalam sambutannya, Bapak Lukmanul Hakim, S.Pd. selaku Sekretaris Desa Selorejo menyampaikan harapannya agar mahasiswa tidak hanya berfokus menjalankan program kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama masa pengabdian. "Harapan kami, selain fokus menjalankan program kerja yang telah disusun, adik-adik mahasiswa juga dapat berbaur dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang ada di desa, baik di tingkat desa, dusun, maupun RT. Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi melalui program kerja, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis, saling mengenal, dan saling belajar selama pelaksanaan KKN berlangsung," ujar Bapak Lukmanul Hakim.[cite: 1] ||| Koordinator Desa Kelompok 16 KKN SDGs UPN "Veteran" Jawa Timur, Hafiz Surya Ardiansyah turut menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan. "Kami berharap seluruh anggota Kelompok 16 dapat terus menjaga kekompakan, membangun komunikasi yang baik dengan perangkat desa maupun masyarakat, serta saling mendukung agar seluruh program kerja dapat berjalan dengan lancar. Apabila nantinya terdapat kendala di lapangan, semoga dapat diselesaikan bersama melalui musyawarah sehingga seluruh kegiatan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Selorejo," ungkap Hafiz.[cite: 1] ||| Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Dimas Nugroho Dwi Seputro, S.Si, M.B.A. menekankan bahwa dasar KKN bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan membangun kemitraan bersama masyarakat dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan. "Saya berharap teman-teman mahasiswa mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat melalui setiap program kerja yang dilaksanakan. Perlu dipahami bahwa KKN bukanlah ajang untuk menunjukkan bahwa kita lebih tahu atau lebih berilmu, melainkan kesempatan untuk hadir sebagai mitra masyarakat. Oleh karena itu, jalankan setiap kegiatan dengan semangat membersamai, berdiskusi, dan bekerja sama. Ketika ilmu pengetahuan dipadukan dengan pengalaman serta kearifan lokal masyarakat, maka akan tercipta solusi yang lebih tepat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," jelas beliau.[cite: 1] ||| Usai sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyematan ID Card dan jaket KKN kepada perwakilan mahasiswa sebagai simbol dimulainya pelaksanaan pengabdian Kelompok 16 KKN SDGs UPN "Veteran" Jawa Timur di Desa Selorejo. Agenda kemudian diteruskan dengan perkenalan seluruh anggota beserta pembagian divisi, pemaparan program kerja secara lebih rinci, sesi diskusi bersama para tamu undangan, hingga penutupan yang diakhiri dengan dokumentasi bersama sebagai penanda dimulainya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan berbagai program pemberdayaan selama satu bulan ke depan.[cite: 1]

Edukasi Sejak Dini, Kelompok 16 KKN SDGs UPN “Veteran” Jawa Timu Gandeng Puskesmas Bagikan Ilmu terkait Pertolongan Pertama di MTS Raden Rahmat

Edukasi Sejak Dini, Kelompok 16 KKN SDGs UPN “Veteran” Jawa Timu Gandeng Puskesmas Bagikan Ilmu terkait Pertolongan Pertama di MTS Raden Rahmat

Jombang, 26 Juli 2026 - Kelompok 16 KKN SDGs Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur kembali melaksanakan program kerja di bidang kesehatan melalui kegiatan Sosialisasi Pertolongan Pertama yang diselenggarakan di MTs Raden Rahmat, Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang pada Kamis (23/7). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN dengan Puskesmas Selorejo sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan sederhana di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.|||Program sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Kelompok 16 KKN SDGs UPN "Veteran" Jawa Timur dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan masyarakat sejak usia dini. Melalui materi yang dikemas secara interaktif dan aplikatif, siswa diharapkan tidak hanya memahami konsep dasar pertolongan pertama, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat ketika menghadapi situasi darurat sebelum memperoleh penanganan tenaga medis.|||Rangkaian kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Agenda diawali dengan sambutan dari pihak sekolah dan mahasiswa KKN, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta. Setelah itu, tim dari Puskesmas Selorejo menyampaikan materi mengenai prinsip-prinsip dasar pertolongan pertama yang dilanjutkan dengan demonstrasi berbagai teknik penanganan kondisi darurat sederhana. Di akhir kegiatan, peserta kembali mengerjakan post-test sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman yang telah diperoleh, sebelum kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama.